!!> Read ➹ Gairah untuk hidup dan untuk mati ➼ Author Nasjah Djamin – Natus-physiotherapy.co.uk

Gairah untuk hidup dan untuk mati GAIRAH UNTUK HIDUP DAN MATIIrwan P RatuGairah Untuk Hidup Dan Untuk Mati Sebuah Novel Karya Nasjah Djamin Cetakan Pertama TahunPertama Kali, Novel Itu Diterbitkan Sebagai Cerita Bersambung Di Dalam Majalah Minggu Pagi, Yogyakarta, Pada TahunTahunitu Juga Novel Tersebut Diterbitkan Sebagai Sebuah Buku Saku Ala Novel Picisan Oleh Penerbit Budayata, Jakarta Novel Itu Diterbitkan Dalam Dua Gairah Untuk Hidup Dan Untuk Mati By Nasjah Djamin Gairah Untuk Hidup Dan Untuk Mati Book Readreviews From The World S Largest Community For Readers Gairah Untuk Hidup Dan Untuk Mati Book,Additional Physical Format Online Version Djamin, Nasjah,Gairah Untuk Hidup Dan Untuk Mati Jakarta Pustaka Jaya,OCoLCGairah Untuk Hidup Dan Untuk Mati Wikipedia BahasaGairah Untuk Hidup Dan Untuk Mati Adalah Sebuah Novel Karya Nasjah Djamin Dengan Cetakan Pertama Pada TahunPertama Kali Novel Itu Diterbitkan Sebagai Cerita Bersambung Di Dalam Majalah Minggu Pagi, Yogyakarta Pada TahunPada Tahun Tersebut, Novel Ini Juga Diterbitkan Sebagai Sebuah Buku Saku Ala Novel Picisan Oleh Penerbit Budayata JakartaGairah Untuk Hidup Dan Untuk Mati Book,Gairah Untuk Hidup Dan Untuk Mati Nasjah Djamin Home WorldCat Home About WorldCat Help Search Search For Library Items Search For Lists Search For Contacts Search For A Library Create Lists, Bibliographies And Reviews Or Search WorldCat Find Items In Libraries Near YouGairah Hidup Motivasi Islami Kunci Utama Untuk Memiliki Gairah Hidup Adalah Keikhlasan Jika Kita Bertindak Dengan Niat Ibadah Karena Allah, Gagal Atau Berhasil, Dihargai Atau Tidak, Maka Tindakan Kita Akan Selalu Memberikan Hasil Pahala Share Posting Ini On Twitter On Facebook On Google Author Recent Posts Follow Me Rahmat Mr Power Author At Zona Sukses Penulis Atau Author Berbagai Produk Pengembangan DiriMemiliki Gairah Hidup Kudus Renunganhariini Memiliki Gairah Hidup Sebagai Anak Anak Allah, Itu Artinya Kita Harus Mematikan Dari Dalam Diri Kita, Dari Dalam Hidup Kita, Semua Keinginan Yang Selalu Mendorong Kita Untuk Menuruti Hawa Nafsu Diri, Sebab Hawa Nafsu Diri Selalu Penuh Dengan Gairah Hidup DuniaCara Untuk Mengembangkan Semangat Hidup WikiHow Mungkin Anda Selama Ini Berjuang Keras Untuk Merasakan Semangat Dalam Hidup Bersama Orang Lain, Atau Sulit Memiliki Gairah Hidup Pribadi Mengembangkan Semangat Hidup Adalah Bagian Dari Proses Yang Aktif Untuk Menjadi Manusia Yang Lebih Bergairah Hidup Serta Penuh Perasaan, Dan Hal Ini Membutuhkan Cara Hidup Yang Lebih Proaktif Anda Bisa Menjadi Pribadi Yang Lebih Bersemangat Gairah Hidup Gairah Hidup Marilah Kita Ciptakan Harapan Harapan Dalam Kehidupan Ini Yang Menumbuhkan Gairah Hidup Yang Akan Menggerakkan Kaki Dan Tangan Kita Untuk Meraih Apa Yang Kita Inginkan Minggu,MaretIlmu Membuat Hidup Ini Menjadi Mudah Belajar Dan Belajar Secara Terus Menerus Harus Menjadi Orientasi Dalam Kehidupan Kita Kenapa Karena Dalam Kehidupan Ini Kita Tidak Akan MungkinHanya Dibutuhkan Ini Kok Untuk Menambah Gairah MudahGairah Hidup, Gairah Untuk Mengisi Hari Demi Hari Dengan Baik, Bisa Hilang Jika Kita Punya Kekhawatiran Berlebihan Khawatir Terpapar Virus, Khawatir Tidak Ada Lagi Pekerjaan Yang Bisa Dilakukan, Atau Khawatir Tentang Proses Belajar Anak Yang Masih Terganggu Misalnya, Dapat Berpengaruh Pada Gairah Hidup Kita Untuk Itu, Kurangi Kekhawatiran Dan Ubahlah Menjadi Harapan, Menjadi Senyum Penuh


10 thoughts on “Gairah untuk hidup dan untuk mati

  1. says:

    Walaupun sekilas novel ini bercerita tentang kisah cinta seseorang Fuyuko , namun sebenarnya tidak hanya itu Dari sini saya jadi memahami betul budaya bunuh diri masyarakat Jepang Harakiri yang sebelumnya saya anggap ganjil.


  2. says:

    Kita harus bertarung sebagai di medan perjudian bukan Untuk menyalakan terus hidup ini agar tetap bergairah Nasjah Djamin Melalui sebuah surat yang panjang, Fuyuko menceritakan mengenai alasannya untuk membangkitkan gairah hidup orang lain yang ia cintai sekaligus keinginannya untuk mati Gairah untuk Hidup dan untuk Mati bercerita mengenai lika liku kehidupan orang Jepang yang absurd pasca perang dunia kedua lewat kisah hidup Fuyuko, Shimada, Yun, Tamura, Fukuda, Masako yang dikisahkan da Kita harus bertarung sebagai di medan perjudian bukan Untuk menyalakan terus hidup ini agar tetap bergairah Nasjah Djamin Melalui sebuah surat yang panjang, Fuyuko menceritakan mengenai alasannya untuk membangkitkan gairah hidup orang lain yang ia cintai sekaligus keinginannya untuk mati Gairah untuk Hidup dan untuk Mati bercerita mengenai lika liku kehidupan orang Jepang yang absurd pasca perang dunia kedua lewat kisah hidup Fuyuko, Shimada, Yun, Tamura, Fukuda, Masako yang dikisahkan dalam surat Fuyuko Perang mengakibatkan runtuhnya moral masyarakat Hilangnya segala sesuatu dari hidup karena perang membuat manusia terlantar, lalu menanyakan kembali apakah hidup masih layak dijalani dan mencari suatu tempat di dunia di mana hidup itu bisa dijalani dengan aman Menyerahnya Jepang pada sekutu tanpa syarat setelah Nagasaki dan Hiroshima dibom atom oleh sekutu membuat beberapa serdadunya melakukan harakiri untuk memertahankan kehormatan Salah satu dari serdadu yang melakukan harakiri adalah ayah dari Fuyuko dan Shimada Hilangnya tulang punggung keluarga membuat ibu dari dua bersaudara itu bekerja keras di warung kopi agar anaknya dapat menjalani hidup yang layak Namun, ibunya memutuskan bunuh diri dengan cara melepas keran gas penghangat untuk memertahankan kehormatannya karena ia merasa bahwa tak dapat memberi kehidupan yang layak dan terjerat dalam hubungan gelap dengan seorang pria Fuyuko selamat dari percobaan bunuh diri itu, pun Shimada karena sedang tidak berada di rumah Karena janjinya kepada ibunya untuk menjadi kakak yang baik untuk adiknya, dan istri sekaligus ibu yang baik dan setia bagi anak anaknya, Fuyuko dengan sisa semangat melanjutkan hidup bersama adiknya Untuk memenuhi kebutuhan dan membiyai kuliah adiknya ia bekerja di sebuah warung kopi Sementara Shimada bekerja di sebuah bar mesum untuk menyambung hidupnya, dan menambah uang untuk biaya kuliah Pertemuan Fuyuko dengan Hasan di tempat kerjanya mengubah semua Ia merasa pria asing yang singgah dengan kondisi muram itu membutuhkan bantuannya untuk membangkitkan kembali gairah hidup yang kelak juga membuatnya berpikir untuk mempercepat hidup Kecelakaan atau kebetulan dalam beberapa kejadian yang dikemas apik membuat cerita ini seolah benar benar hidup Talib tokoh utama yang dikisahkan sebagai orang Indonesia yang tengah kuliah di Tokyo, Jepang dan Shimada yang tinggal dalam satu pondokan, setiap paginya selalu membaca berita di koran, dan telah biasa dengan topik pemberitaan bunuh diri Mereka tidak jarang mengkritik pembunuh diri atas kekonyolonnya yang terkadang membuat orang lain terbunuh, karena cara bunuh diri dengan terjun dari tingkat apartemen terkadang menimpa orang tak bersalah, dan membuat orang tersebut ikut mati Namun, tiba tiba Shimada menghilang saat ada peristiwa pembunuhan yang menarik untuk dibicarakan, yang ternyata pelaku pembunuhan tersebut adalah kakak kandung Shimada Kebetulan kebetulan lah yang kelak menuntun pembacaan terhadap novel ini menjadi tambah menarik.Fuyuko akhirnya jatuh dalam genggaman Hasan, dan merelakan dirinya Namun, hal ini tidak diamini oleh Shimada Karena ia melihat kejadian itu mirip dengan kejadian yang menimpa ibunya dulu Dan benar bahwa ternyata Hasan telah memiliki seorang istri dan dua orang anak di Singapura Kisah percintaan yang awalnya romantis itu berubah menjadi kemelut karena Fuyuko merasa dikhianati Fuyuko melarikan diri, pergi ke pacingko tempat judi, yang lebih akrab kita kenal ding dong , hingga pergi ke nightclub yang membuat ia bertemu dengan Fukuda, dan mengantarkan mereka dalam pergumulan yang tidak semestinya terjadi Di tempat pacingko ia juga bertemu dengan seorang nihilis bernama Yun, seorang mahasiswa kumal yang menyerupai pengemis namun bersifat sinis, dan ia mengharapkan belas kasih Fuyuko Diketahui bahwa Yun hanya berpura pura, ia hanya ingin menggagahi Fuyuko, karena dendanmnya terhadap orang orang kelas atas yang tercerminkan dari sosok Fuyuko yang saat itu berdandan mewah karena barang barang pembelian Hasan Kebersihan hati Fuyuko mengoyak Yun Ia merasa telah memperkosa dirinya sendiri Perbuatan menggagahi orang yang dibencinya telah sering dilakukan berkat bantuan pacarnya, Tamura, yang secara kebetulan adalah tetangga apartemen Hasan Di setiap perbuatannya itu, wanita yang diperkosanya selalu mengumpat dan mengolok oloknya Hal itu yang dinantikannya, karena ia menganggap jatuhnya harga diri mereka adalah sebebuah pencapaian baginya Tidak seperti yang disangka, Fuyuko dengan sejuk memaafkan, dan memaklumi tindakan Yun karena ia tahu apa yang dirasakan oleh pemuda yang tengah terganggu jiwanya itu Yun yang merasa bersalah, dan akhirnya jatuh hati pada sosok Fuyuko memutuskan untuk bunuh diri karena merasa hidupnya sudah tidak layak dijalani Pertemuannya dengan Fukuda berlanjut pada sebuah liburan ke Atami Fuyuko yang gamang karena mengetahui bahwa Hasan mengkhinatinya mencoba melepas beban dengan caranya sendiri Di Atami, ia bersedia menjadi model lukisan Hasan, dan di liburan itu pula ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, seperti yang ditulis dalam surat panjang yang ia mulai tulis sejak mengetahui kebenaran Hasan telah beristri dan beranak Perasaannya yang masih cinta membuatnya memutuskan kembali pada Hasan karena mengetahui pujaan hatinya itu tengah sakit Kembalinya Fuyuko kepada Hasan tidak dapat meredam konflik mereka berdua Hasan terbakar api cemburu dan pertengkaran keduanya tidak terhindarkan Hasan yang menubruk Fuyoko yang saat itu tengah meniyiapkan makan malam dan menggenggam pisau dapur, karena kaget Hasan tertusuk dan terbunuh Kasus itu membuat publik Jepang gembar, dan menjadi bahan pembicaraan banyak orang Istri Hasan menuntut Fuyuko untuk dihukum seumur hidup, namun karena pembelaan media massa akhirnya Fuyuko hanya dijatuhi tujuh tahun penjara Kawan lamanya, Masako pun ikut serta dalam pembelaan kasus itu lewat tulisan di media massa Hilangnya Shimada dari apartemen karena ia tengah menangani masalah kakaknya Setelah tiga bulan, ia kembali ke pondokan menemui sahabat Indonesianya, Talib, untuk menceritakan kisah kakaknya itu Kisah Fuyuko ditulis dalam sebuah surat panjang dan surat itulah inti dari cerita novel ini Absurditas dalam novel ditunjukan pada pergulatan setiap tokoh untuk berjuang tetap hidup dalam keadaan semrawut pasca perang Hidup yang dirasa tidak layak dijalani itu hanya bisa diselesaikan dengan bunuh diri, dan banyak orang Jepang mengakhiri hidupnya Peradaban Jepang yang sudah maju membuat orang orang harus bekerja keras agar tidak terlindas dalam kelas masyarakat dan Nasjah Djamin menggambarkan kehidupan serta budaya Jepang dengan cukup detil Jika Albert Camus empunya absurdisme melukiskan akibat perang dunia kedua dan kekejaman Jerman lewat novelnya Sampar, maka Nasjah Djamin menunjukan hal itu melalui tokoh tokohnya dalam Gairah untuk Hidup dan untuk Mati dan ia mencoba membangun motivasi untuk orang Indonesia lewat tokoh utama, Talib yang menjadi sobat Shimada Kurang lebih novel ini membicarakan persoalan filsafati hidup yang menurut Camus menjadi penting untuk dibicarakan, yakni mengenai bunuh diri, dan pemberontakan individu terhadap dalam pemikiran dan moral untuk menemukan nilai kemanusiaan dan kebenaran dan menentang nilai nilai yang telah usang Dalam novel ini pula ia banyak mencatut nama penulis, dramawan, penyair Jepang dan sedikit sejarah dunia kepenulisan Jepang yang dulunya didominasi perempuan Tak luput pula, kecintaan Djamin kepada dunia seni rupa dapat kita temukan pada kegemaran Fukuda terhadap Modigliani dan menganalogikan kecelakaannya dengan Fuyuko seperti kisah Modigliani dengan Jeanne Hebuterne Serta banyak nama perupa hingga sastrawan dari berbagai penjuru dunia yang ia sebutkan Jika Perancis memiliki Albert Camus maka Indonesia memiliki Nasjah Djamin, hanya saja ia tidak membicarakan filsafat eksitensialis dengan esai esai teoritis Novel Gairah untuk Hidup dan Untuk Mati menurut penulis lebih dahsyat dari novel novel Camus yang berbicara mengenai absurditas seperti Orang Asing, Sampar, Mati Bahagia, dan Kejatuhan


  3. says:

    cinta,ketulusan,berbaur dengan keraguan segenggam hikmah yang ada sebelum ajal.