Hati yang Patah Berjalan Broken Heart Walking eBook ´

Hati yang Patah Berjalan Broken Heart Walking ❮Ebook❯ ➤ Hati yang Patah Berjalan Broken Heart Walking Author Dina Oktaviani – Natus-physiotherapy.co.uk Hati Yang Patah Berjalan Broken Heart Walking kumpulan puisi dua bahasa Indonesia Inggris“dina takes the reader poignantly deep inside her young heart—about a life since early childhood wrought wi Hati Yang Patah Berjalan Broken Heart Patah Berjalan eBook ´ Walking kumpulan puisi dua bahasa Indonesia Inggris“dina takes the reader poignantly deep inside her young heart—about a life since early childhood wrought with damage bereavement suffering desolation rejection and the pains and delights of love editing this work was a privilege and a pleasure a challenge too because of the constraints imposed upon me by dina who is totally focused on her Hati yang PDF or work” —philip hatch barnwell editor interpreter.


4 thoughts on “Hati yang Patah Berjalan Broken Heart Walking

  1. Ria Ria says:

    saya pengagum puisi tapi tidak pandai mencerna makna dibalik sebuah puisi apalagi menilainya tapi setidaknya saya tau mana puisi yang saya sukai mana yang kira kira bisa saya pahami dan membuat saya terus larut membacanya Kali ini bertemu buku puisi ini seperti bertemu dengan perasaan perasaan yang pernah mungkin saya temui sebelumnya Oh tentu saja saya tidak pandai menuliskan di sini bagaimana kesan saya setelah membacanya Tapi membacanya seperti membawa pikiran saya menelusuri suatu masa pada suatu hari yang sudah lewat seperti mengingat warna dan lampu lampu seperti ingatan dan buah kenangan HATI YANG PATAH BERJALAN ini hanya kisah pendek tentang segala yang tak terjadi ketika kumasuki kembali kamar yang terbakar tempat tidur yang menggeliat dalam tatapan asing empat daging musim yang tumbuh di bibirku dan di bibirnya tak ada lagi yang menangis di kursi atau bersimpuh penuh cinta di lantai ini tak ada dentaman keras pada pintu atau bayangan nafas pada kaca itu tak ada yangs edih dan yang indah semuanya cuma kenangan sekarang bahkan begitu keras hatiku tergelincir aku belum berpaling ketika seluruh peristiwa berlalu kursi hitam itu masih di dekat jendela satu satunya yang tersisa setelah hati iniaku merasa ia menatapku kelam sekali tapi aku telah mengerti yang sendiri tak bisa kehilangan KAMPUNG HALAMAN MASA DEPAN aku tak tahu apa lagi yang dapat kutulis tentang diriku tentang perasaan perasaan itu; lampu jalanan gerimis berterbangan tak ada rumah senyaman pelarian; orang orang yang ingin kukenal tubuh yang ingin kusentuh apa lagi yang dapat aku lakukan dengan kesepian dengan para penyakit aku kehilangan fiksi fiksi berakhir tragedi sihir dan cinta yang membesarkan setiap peristiwa semua jalan menuju kegelapan seluruh pintu kehilangan kunci aku kedinginan nanar bagai tikus basah dan para kekasih hanyalah putra dari kesedihan kegagalanku membaca kesendirian aku kedinginan seluruh temanku tinggalah percakapan apakah yang dia pikirkan; mau kemana? aku tak tahu apa yang dapat kukatakan tentang perjalanan inisepatu yang basah; ibu yang marah; impian yang merobek kepalaku hari demi hari ? office 22032013


  2. Riana Anwar Riana Anwar says:

    these are my favoritedadanya berdarahhatinya tidak jalan kecil menuju dina now that night has become the pastwhich will not appear in our wordsif we have to meet and chatin my home or yoursin the future wedding anniversary tak ada yang dapat sembunyi lagisaat aku membuka pintu dan memasuki semestayang dengan takjub kita sebut rumah trinitas but still I miss youlike a terrifying journeyof a train from town to townwhich I could never stopI try to write somethingand pray for youso that you can forgiveyour love for mebut all the wordsand beliefsran away from my solitude why should one's head be above the heartthat my frail breastscannot touch your earswithout lowering your face? Inner Landscape


  3. Stebby Julionatan Stebby Julionatan says:

    suka banget sama puisi Tanjung Karang sambil membayangkan cara Dina membacakannya di depan saya D


  4. Tria Nin Tria Nin says:

    Tidak bosan membaca buku ini buku ini wajib ada ditas perjalanan sayaterima kasih mbak dina sayang


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *